![]() |
![]() |
Politeknik Pertanian Negeri Kupang telah menyelesaikan tahapan pemilihan calon Direktur Periode 2026–2030 melalui Rapat Senat yang berlangsung di Gedung Community Centre Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kamis (13/8/2026).
Dalam pemilihan tersebut, Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc. memperoleh suara terbanyak dari tiga calon yang mengikuti proses pemilihan.
Tiga Calon Direktur yang mengikuti tahapan pemilihan masing-masing adalah Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc.; Prof. Catootjie L. Nalle, Ph.D.; dan Micha Snoverson Ratu Rihi, S.P., M.Si.
Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara, Johanis A. Jermias memperoleh 37 suara, sementara Prof. Catootjie L. Nalle memperoleh 1 suara, dan Micha Snoverson Ratu Rihi memperoleh 0 suara.
Proses pemilihan melibatkan Anggota Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang bersama perwakilan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Setelah proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, Ketua Senat meminta persetujuan forum untuk mencantumkan nama calon yang memperoleh suara terbanyak ke dalam Berita Acara Pemilihan dan Penetapan Calon Direktur Terpilih Politeknik Pertanian Negeri Kupang Periode 2026–2030.
Forum kemudian menyetujui Johanis A. Jermias, S.Pt., M.Sc. sebagai calon yang memperoleh suara terbanyak untuk dituangkan dalam berita acara dan selanjutnya diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penerima Kuasa Mendiktisaintek Apresiasi Proses Pemilihan
Penerima Kuasa Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala Biro Hukum Inneke Indraswati, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang yang telah melaksanakan proses pemilihan Direktur dengan lancar dan sesuai jadwal.
Menurutnya, proses pemilihan Direktur merupakan bagian penting dalam menjamin keberlangsungan kepemimpinan sekaligus keberlanjutan pengembangan institusi.
Ia menekankan, Direktur yang nantinya ditetapkan memiliki tanggung jawab besar untuk membawa Politani Kupang semakin maju. Salah satu perhatian penting yang perlu mendapat respons adalah peningkatan jumlah mahasiswa.
Karena itu, Direktur terpilih diharapkan mampu membangun sinergi dengan seluruh sivitas akademika serta menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat terhadap Politani Kupang.
“Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan dapat bekerja keras, membangun sinergi dengan seluruh sivitas akademika, serta menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan masyarakat terhadap Politani Kupang,” pesannya.
Ketua Senat: Perbedaan Pilihan Jangan Jadi Perpecahan
Sementara itu, Ketua Senat Politeknik Pertanian Negeri Kupang Dina V. Sinlae, S.P., M.Agribuss menegaskan bahwa proses pemilihan merupakan bagian dari demokrasi institusional sekaligus momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan Politani Kupang untuk empat tahun mendatang.
Ia mengingatkan seluruh pihak agar perbedaan pilihan yang terjadi selama proses pemilihan tidak berkembang menjadi perpecahan di lingkungan institusi.
“Setelah seluruh proses pemilihan selesai, kita harus kembali berdiri sebagai satu keluarga besar Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Kepentingan institusi harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh tahapan pemilihan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk membawa Politani Kupang bergerak lebih maju.
Johanis: Bersyukur dan Siap Melanjutkan Program
Usai memperoleh suara terbanyak, Johanis A. Jermias menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan mengawal proses pemilihan.
“Terima kasih untuk dukungan dari semua teman-teman di Senat. Terima kasih untuk dukungan dari Pak Menteri dan juga dari media yang terus mengawal proses kami sehingga proses ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Johanis.
Ia mengaku bersyukur atas hasil yang diperoleh. Menurutnya, hasil pemilihan tersebut menjadi momentum untuk mewujudkan berbagai gagasan yang telah dituangkan dalam visi dan misi yang sebelumnya dipaparkan kepada forum.
“Secara normal pastinya kita sangat bersyukur. Apa yang menjadi harapan kita yang tertuang dalam visi dan misi yang sudah dipaparkan beberapa waktu lalu, saat ini terlihat dari hasil perolehan suara yang sudah kita saksikan bersama,” katanya.
Johanis menegaskan, hasil pemilihan tersebut selanjutnya masih akan mengikuti proses penetapan oleh Menteri.
“Selanjutnya akan mendapatkan penetapan dari Menteri,” ujarnya.
Selain itu Johanis menegaskan berbagai program yang selama ini telah berjalan akan tetap dilanjutkan. Namun, program tersebut akan diperkuat dengan sejumlah agenda baru yang telah dituangkan dalam visi dan misi.
Ia juga membuka ruang untuk mengakomodasi gagasan-gagasan terbaik dari dua calon lainnya yang telah mengikuti proses pemilihan.
“Program kerja yang sudah ada tentunya akan tetap dilanjutkan, ditambah dengan program-program yang tertuang dalam visi dan misi yang sudah dipaparkan beberapa waktu lalu. Tentunya kita juga akan mengakomodasi ide-ide terbaik dari tiga calon yang ikut berpartisipasi dalam proses ini,” jelasnya.
Fokus pada Kampus yang Berdampak bagi Masyarakat
Johanis mengatakan, pengembangan Politani Kupang ke depan akan tetap berpedoman pada kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, khususnya arah kebijakan pendidikan tinggi yang menekankan pentingnya dampak nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.
“Yang sudah kita lakukan selama ini tentunya akan dilanjutkan dengan tetap berpedoman pada kebijakan Menteri Pendidikan bahwa kita harus berdampak,” katanya.
Menurutnya, salah satu fokus ke depan adalah semakin membumikan Politani Kupang melalui berbagai aktivitas dan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Fokus kita nanti salah satunya adalah membumikan Politani ini dalam kerangka untuk menyukseskan kebijakan pendidikan tinggi berdampak dari berbagai aktivitas dan program kerja yang ada, baik yang dilakukan oleh dosen, mahasiswa maupun tenaga kependidikan,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa keberadaan Politani Kupang tidak hanya diukur dari aktivitas akademik di dalam kampus, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Sehingga memang betul-betul keberadaan Politani ini memberikan manfaat dan dampak yang baik bagi masyarakat,” tambahnya.
Perkuat Hilirisasi dan Keterlibatan Mahasiswa
Johanis juga mengungkapkan sejumlah agenda yang akan diperkuat ke depan, salah satunya adalah hilirisasi hasil-hasil pendidikan.
Menurutnya, hasil pendidikan, penelitian, dan berbagai inovasi di lingkungan kampus perlu terus diarahkan agar memberikan nilai tambah dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan kehidupan masyarakat juga akan menjadi perhatian.
“Ada beberapa program-program baru tentunya yang akan kita lakukan, yang diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Pusat, di antaranya hilirisasi hasil-hasil pendidikan yang harus terus ditingkatkan,” katanya.
Ia menambahkan, mahasiswa juga perlu semakin dilibatkan dalam berbagai proses pengembangan masyarakat sebagai bagian dari sivitas akademika.
“Kemudian ada kegiatan-kegiatan yang melibatkan mahasiswa dalam proses pengembangan kehidupan masyarakat, karena mahasiswa itu sebagai bagian dari sivitas akademik,” ujarnya.
Menatap Kepemimpinan 2026–2030
Dengan selesainya tahapan pemilihan, hasil tersebut selanjutnya dituangkan dalam dokumen resmi dan diproses sesuai mekanisme yang berlaku di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Hasil pemilihan ini sekaligus menjadi momentum bagi Politani Kupang untuk memperkuat konsolidasi internal dan menatap periode kepemimpinan 2026–2030 dengan semangat kebersamaan.
Ke depan, keberlanjutan program, penguatan pendidikan vokasi, peningkatan jumlah mahasiswa, hilirisasi hasil pendidikan, perluasan kemitraan, serta peningkatan dampak perguruan tinggi bagi masyarakat menjadi sejumlah agenda strategis yang diharapkan mampu membawa Politani Kupang semakin relevan dan berdaya saing.
Dengan semangat satu keluarga besar Politani Kupang, seluruh sivitas akademika diharapkan dapat menyatukan langkah, mengesampingkan perbedaan pilihan, dan bersama-sama mengawal proses kepemimpinan berikutnya demi kemajuan institusi serta kontribusi yang semakin besar bagi pembangunan pertanian dan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Timur.***











