![]() |
![]() |
SMA Negeri 5 Kupang keluar sebagai juara pertama Turnamen Futsal Sylva Cup V 2026 yang diselenggarakan Jurusan Kehutanan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Tampil sebagai salah satu tim terbaik dari 29 tim yang mewakili 20 SMA/SMK/MA di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, SMAN 5 Kupang berhasil meraih Piala Bergilir Direktur Politani Kupang setelah melewati rangkaian pertandingan yang berlangsung pada 24 September hingga 2 Oktober 2026 di Lapangan Futsal Politani Kupang. Posisi juara kedua diraih Madrasah Aliyah Negeri Kota Kupang, disusul SMA Negeri 3 Kota Kupang sebagai juara ketiga dan SMA Negeri 2 Kota Kupang sebagai juara keempat.
Kemenangan SMAN 5 Kupang menjadi bagian penting dari penyelenggaraan Sylva Cup V yang tidak hanya menghadirkan persaingan antarpelajar, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan minat dan bakat olahraga, membangun sportivitas, kerja sama, disiplin, serta semangat berkompetisi secara sehat.
Ketua Panitia Sylva Cup V 2026, Kristianus Maghi, mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan Jurusan Kehutanan Politani Kupang, mengatakan turnamen ini sekaligus memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan organisasi dan pengelolaan kegiatan. Selama kompetisi, pertandingan didukung oleh wasit dari Komunitas Pecinta Futsal Kupang serta sejumlah mitra dan pihak pendukung, termasuk Direktur Politani Kupang, alumni Jurusan Kehutanan, Asuransi Bumida, PT Usaha Kupang, dan Bengkel Las Utamoris.
Ketua Jurusan Kehutanan Politani Kupang, Prof. Dr. Ir. Fransiskus Xaverius Dako, S.Hut., M.Sc., mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjaga sportivitas dan kebersamaan hingga pertandingan terakhir. Menurutnya, keberhasilan Sylva Cup V tidak hanya ditentukan oleh siapa yang menjadi juara, tetapi juga oleh terciptanya persaudaraan antara pemain, suporter, panitia, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Antusiasme para pelajar dan suporter dari berbagai sekolah membuat turnamen berlangsung meriah sekaligus membuka ruang interaksi antara Politani Kupang dengan sekolah-sekolah di Kota dan Kabupaten Kupang. “Partisipasi adik-adik semuanya tidak hanya memberikan warna bagi turnamen ini, tetapi juga membantu kami memperkenalkan Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Siapa tahu, ke depan ada di antara adik-adik yang kemudian memilih melanjutkan pendidikan di Politani Kupang,” ujar Fransiskus.
Bagi Jurusan Kehutanan Politani Kupang, keberhasilan penyelenggaraan Sylva Cup V menjadi momentum untuk terus mengembangkan kompetisi olahraga pelajar sebagai wadah pembinaan bakat sekaligus memperkenalkan pendidikan vokasi kepada generasi muda. Fransiskus juga mengapresiasi kerja keras panitia mahasiswa, tim wasit, dosen, PLP, teknisi, staf administrasi, serta seluruh peserta yang telah menjaga kompetisi berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.
Jurusan Kehutanan mengajak seluruh peserta untuk kembali ambil bagian dalam Sylva Cup VI 2027 dengan membawa lebih banyak tim dari sekolah masing-masing. Dengan demikian, Sylva Cup diharapkan tidak hanya melahirkan juara di lapangan, tetapi juga menumbuhkan generasi muda yang menjunjung sportivitas, kekompakan, persahabatan, dan keberanian untuk berprestasi.
Dengan berakhirnya Sylva Cup V, Jurusan Kehutanan Politani Kupang berharap kompetisi ini tidak berhenti sebagai ajang perebutan prestasi olahraga, tetapi terus tumbuh menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. Semangat sportivitas, kekompakan, persahabatan, dan keberanian untuk berprestasi diharapkan menjadi nilai yang dibawa para peserta setelah meninggalkan lapangan pertandingan. Sylva Cup pun menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi jembatan yang mempertemukan pendidikan, pengembangan bakat, promosi kampus, dan persaudaraan antar generasi muda di Nusa Tenggara Timur. ***











